Korkom PLNEPI

06 Aug 2026

0

15

Direktur Biomassa PLN EPI Raih Penghargaan Inagritech 2026 atas Kepemimpinan dalam Percepatan Pengembangan Biomassa

Press Release Nomor. 090.PR/STH.06.01/PLNEPI0102/VIII/2026

Jakarta, 6 Agustus 2026 - Direktur Biomassa PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop Situngkir meraih penghargaan Excellence Leadership in Energy Transition Through Biomass Acceleration Development Program pada ajang Forum Sinergi Inovasi Industri (FSII) Innovation Award 2026 yang merupakan bagian dari rangkaian The 12th Inagritech 2026 – Indonesia International Agriculture Technology Expo. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil observasi dan penilaian Forum Sinergi Inovasi Industri (FSII) sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong percepatan pengembangan biomassa untuk mendukung transisi energi nasional. Penghargaan diserahkan oleh Chairman FSII sekaligus CEO PT Tender Indonesia, Tito Loho, pada Forum Diskusi Nasional bertema Peningkatan Produksi Melalui Inovasi Pertanian Modern Menuju Indonesia Swasembada Pangan & Bioenergi yang diselenggarakan di Main Stage Hall JIEXPO Kemayoran pada Kamis (30/7).

Pada ajang tersebut, Hokkop Situngkir menjadi salah satu tokoh nasional yang menerima FSII Innovation Award 2026 – Agricultural Productivity for Food & Bioenergy, bersama sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi, dan asosiasi. Penghargaan diberikan atas upaya mendorong pengembangan produksi dan penyerapan biomassa untuk mendukung program cofiring di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Inisiatif tersebut dinilai mampu menciptakan sinergi antara sektor pertanian dan sektor energi melalui pemanfaatan limbah serta residu pertanian sebagai sumber energi terbarukan yang memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus mendukung pengurangan emisi.

PLN EPI terus memperkuat ekosistem biomassa nasional melalui pengembangan rantai pasok yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Perusahaan membangun kemitraan dengan petani, kelompok tani, badan usaha, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan produksi, kualitas, dan keberlanjutan pasokan biomassa. Pendekatan tersebut tidak hanya mendukung kebutuhan bahan bakar cofiring di PLTU, tetapi juga membuka pasar baru bagi hasil samping pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkuat ekonomi sirkular di sektor pertanian.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan penghargaan yang diterima Direktur Biomassa PLN EPI merupakan bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan yang berhasil mengintegrasikan pengembangan bioenergi dengan pemberdayaan sektor pertanian.

"Sektor pertanian tidak hanya berperan menjaga ketahanan pangan, tetapi juga mampu menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Melalui pemanfaatan limbah dan residu pertanian, PLN EPI terus membangun ekosistem biomassa yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, memperkuat rantai pasok energi primer, sekaligus mendukung percepatan transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan," ujar Mamit.

Menurut Mamit, keberhasilan pengembangan biomassa tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, asosiasi, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan inovasi yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di lapangan. Model kolaborasi tersebut sejalan dengan tema forum yang mengedepankan modernisasi pertanian sebagai penggerak peningkatan produksi pangan dan bioenergi untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan dan energi nasional.

"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi PLN EPI untuk terus memperluas pengembangan ekosistem biomassa nasional. Ke depan, PLN EPI akan terus memperkuat kemitraan dengan para petani, kelompok tani, pemerintah daerah, serta pelaku usaha agar biomassa tidak hanya menjadi solusi energi terbarukan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional," kata Mamit.

Melalui limbah pertanian sebagai bahan bakar biomassa untuk program co-firing PLTU, PLN EPI terus menghadirkan solusi yang menghubungkan sektor pertanian dan energi dalam satu rantai nilai yang saling menguatkan. Dengan demikian, biomassa tidak hanya menjadi instrumen percepatan transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE), tetapi juga menjadi penggerak produktivitas pertanian, pencipta nilai tambah bagi masyarakat, serta fondasi ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.


Narahubung PLN EPI

Mamit Setiawan

Sekretaris Perusahaan

PT PLN Energi Primer Indonesia

Telp: 021-21684025


Sekilas Tentang PLN EPI

PT PLN Energi Primer Indonesia merupakan Subholding dari PLN yang didirikan untuk memastikan ketersediaan pasokan energi primer melalui konsolidasi proses pengadaan dan logistik, pencarian sumber energi primer, serta pengembangan ekosistem yang tangguh dan rantai pasok yang kuat. PLN EPI memiliki visi menjadi perusahaan global dalam solusi energi primer terintegrasi.

Bagikan berita